make your own Yogurt, It’s easy! :)

1. Panaskan susu dengan suhu  185ºF (85ºC). Gunakan dua buah panci yang bersesuaian satu sama lain sehingga membentuk  double boiler. Double boiler dapat mencegah susu dari pemasakan yang berlebihan dan tetaplah mengaduknya sesekali.  Jika Anda tidak dapatnya, dan harus memanaskan susu secara langsung, pastikanuntuk memantau terus-menerus dan terus di aduk. Jika Anda tidak memiliki termometer, 185 º F (85 º C) adalah suhu di mana susu mulai berbusa.

 

2. Dinginkan susu sampai 110 º F (43 º C). Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan merendamnya air dingin. Ini akan cepat dan merata menurunkan suhu, dan hanya perlu  sesekali diaduk. Jika pendinginan pada suhu kamar, atau di lemari es, Anda harus mengaduknya lebih sering. Jangan melanjutkan sampai susu di bawah 120 º F (49 ºC).

 

3. Hangatkan starter. Biarkan starter yogurt berada pada suhu kamar saat Anda sedang menunggu susu menjadi dingin. Hal ini mencegah suhu starter yang terlalu dingin ketika dimasukkan ke dalam susu.

4. Tambahkan susu kering tanpa lemak, jika diinginkan. Tambahkan sekitar 1 / 4 cangkir untuk  1 / 2 cangkir susu tanpa lemak penambahan ini akan meningkatkan kandungan gizi yoghurt. Yogurt juga akan mengental lebih mudah.

 

5. Masukkan starter atau tambahkan 2 sendok makan yogurt yang sudah jadi, atau tambahkan-bakteri freeze-dried.

 

6. Masukkan adonan dalam wadah dan di tutup rapat dengan tutup atau plastik, kemudian simpan di kontainer.  Inkubasi bakteri di dalam yogurt yang di simpan di dalam kontainer. Jaga supaya yogurt tetap hangat  untuk mendorong pertumbuhan bakteri. Jaga suhu sebagai sekitar 100 º F(38 º C).

Setelah tujuh jam, yogurt akan memiliki tekstur seperti custard, bau cheesy, dan mungkin beberapa cairan kehijauan di atas. Ini adalah seperti  yang  inginkan. Semakin lama Anda membiarkannya, yogurt akan lebih kental.

 

7. Dinginkan yogurt. Tempatkan yogurt di lemari es Anda selama beberapa jam sebelum disajikan. Yogurt dapat disimpan selama 1 sampai 2 minggu. Jika Anda akan menggunakan beberapa sebagai starter, yogurt tersebut hanya dapat digunakan dalam waktu 5 sampai 7 hari, sehingga bakteri masih memiliki daya tumbuh. Whey, cairan kuning tipis, akan terbentuk di atas. Anda dapat menuangkan atau mengaduknya sebelum makan yogurt Anda.

 

8. Tambahkan perasa pilihan Anda.

source : http://www.wikihow.com/Make-Yogurt

-Mila Kharisma F24090043

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IPB Badge
%d bloggers like this: